wahhh dapet juga sanggahan kayak gini nih...
"...ini berita terbaru tentang Virus HP, penting untuk dibahas...."
IMO (in my opinion), that's not make any sense...Kenapa?
- Satu, hp yang tidak memiliki hardware infra merah tidak akan pernah bisa memancarkan infra merah - dari dalam hp itu sendiri. Apalagi meneruskan sinar infra merah (forwarding) dari luar alat itu.
- Dua, infra merah adalah salah satu gelombang cahaya yang longitudinal - bergerak lurus. Jadi nggak mungkin infra merah bisa disebarkan luas tanpa posisi si pengirim dan penerima tidak dalam posisi sejajar dalam garis lurus. Tambah gak mungkin lagi yang katanya infra merah disebarkan dari jarak jauh dari si pengirim yang notabene gak jelas posisinya.
- Tiga, sinar infra merah dengan jarak jangkau terpanjang sampai saat ini hanya dimiliki matahari. Buatan manusia setau saya baru bisa mencapai 7cm. Jadi ga mungkin juga kalau si pengirim ga ada di sekitar kita. Dia mesti berjarak minimal 7cm dari hp kita, dan kita harus berjarak minimal 7cm dari hp kita untuk menerima radiasinya. (coba aja nyalain dua hp dg fasilitas infra merahnya, kalo ga deket/mepet2 pasti gak akan saling mendeteksi sinyal/pancaran infra merah satu sama lainnya kan?)
- Empat, Jarak infra red terjauh yang bisa dihasilkan dengan tenaga besar adalah laser. Dan hp ga punya power sebesar itu dan peralatan di dalamnya untuk menghasilkan laser
- Lima, Handphone monochrome (dua warna) sampe botak berjengger gak akan berubah warna layarnya jadi merah (salah satu isi menyebutkan pertanda saat hp kita "disantet" adalah layar hp berubah jadi merah) Kalaupun hp kamu full color, virus bisa saja merubah scheme warna jadi merah. Tp tetep ga akan menyebabkan kematian.
- Dan seterusnya...
welll selanjutnya bagaimana dunk....